SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Wirobrajan

D. I. Yogyakarta

International Education Workshop 7/8

Selasa, 09 April 2019 ~ Oleh adminmuga-jhs ~ Dilihat 92 Kali

Day 7 & 8

IEW/International Education Workshop

Sabtu-Minggu hari libur sekolah, semua bersuka ria karena akan jalan-jalan. Seperti biasa pagi di antar ke tempat tujuan, biar tidak terikat pulang naik MRT. Sabtu pukul 08.30 kita dianter Mr Niu, kegiatan hari ini adalah mengunjungi 2 tempat bersejarah yaitu Museum Mei Lan Fang dan museum Guo Moruo. Dua tempat ini merupakan rumah pribadi dari 2 tokoh perjuangan China ini.

Mei Lan Fang adalah seorang seniman. Dia pria namun dapat menyanyi dengan suara yg sangat tinggi. Dia adalah satu diantara 3 seniman yang diakui di dunia, sangat  berkontribusi bagi pemerintah Beijing dalam memperkenalkan dan mempopulerkan opera China.

Lahir pada 1894, Mei Lan Fang merupakan keturunan seniman.Mei Lan Fang saat berusia 3 tahun orang tuanya meninggal kemudian dibesarkan pamannya, belajar opera China pada umur 8 tahun. Dia memiliki banyak guru yang mengajarkan banyak corak dalam seni. Pertama kali tampil pada umur 10 tahun dan mulai terkenal pada umur 15 tahun. Hasil karyanya rata-rata mendapatkan penghargaan.

Pada zaman dahulu,wanita tidak boleh tampil di depan umum,jadi pemain pria harus mampu memainkan peran ganda, baik sebagai pria maupun wanita. Mei Lan Fang kebanyakan berperan sbg wanita Krn dia menyanyikan suara wanita.

Pada thn 1919,dia pernah dikontrak oleh Jepang. Rumah dari Mei Lan Fang ini jg merupakan daya tarik bagi turis karena dia sangat terkenal.

Pada thn 1930 pergi ke Amerika untuk menuntut ilmu. Pemerintah Amerika pada masa itu sangat menghormati hasil karyanya. Mei Lan Fang meninggal pada tahun 1961 karena sakit jantung.

Tempat kedua adalah museum Guo Moruo. Guo Moruo adalah seorang dokter yang lebih tertarik untuk terjun ke dalam dunia politik, pernah memperdalam ilmunya di Negeri sakura Jepang hingga dia jatuh cinta dengan gadis jepang yang amat dicintainya dan memiliki 6 anak, padahal Guo Mouro sudah memiliki istri dari hasil perjodohan di China tetapi tidak memiliki anak.

Oleh pemerintah China Guo Moruo di suruh pulang namun istrinya yang berkebangsaan Jepang tidak diperbolehkan masuk China, kemudian Guo Mouro memiliki istri lagi di China. Dari istri ke -3 ini memiliki 5 anak, kerinduan pada krluarganya di Jepang tidak bisa di tahan hingga Guo Moruo bisa membawa pulang anak dan istrinya untuk berkumpul di China. Pada masa tuanya dia terkenal dengan pengobatan karena dia seorang dokter, di halaman rumahnya ditanam pohon Mama itu pohon nasehat Guo Moruo kepada anak-anaknya agar selalu menyayangi ibunya.

Hari Minggu pukul 08.00 bus menjemput kami menuju Great Wall kata orang jika ke china tidak ke Great Wall tidak lengkap, perjalanan cukup jauh 1,5 jam dari asrama kami, namun harus semangat mau naik ke tembok Cina.

Sampai di lokasi Great Wall banyak sekali yang tour, ketemu banyak saudara dari Indonesia dan negara lain, kita berfoto bersama kemudian mulai menaiki tangga. Tentu bisa membayangkan saya tidak sampai atas, ooh Great Wall, luar biasa.

Kebesaran illahi Robbi, maha penyayang diberikan keindahan di seluruh dunia, sepanjang jalan banyak pohon terlihat dahan, ranting dan bunga yang mekar.

Beijing, 7 April 2019

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Heriyanti, S. Pd,. M. M

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Seraya memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, disertai perasaan bangga saya menuliskan kata Sambutan Kepala sekolah, setelah…

Selengkapnya

Our Quesioner

Bagaimana Perkembangan SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta?

LIHAT HASIL