SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Wirobrajan

D. I. Yogyakarta

Webinar Pendidikan Antikorupsi dan Kenakalan Remaja

Jum'at, 30 Juli 2021 ~ Oleh admin-news ~ Dilihat 788 Kali

Jumat, 30 Juli 2021 pukul 09.00 WIB, SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta mengadakan webinar. Tema webinar kali ini yaitu “Pendidikan Antikorupsi dan Kenakalan Remaja”.  Narasumber webinar adalah Bapak Edius Manan, S.H, Jaksa Muda/IIId yang merupakan Kepala Seksi Intelejensi di Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Sebelum webinar dimulai, kepala SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Ibu Heriyanti, S.Pd, M.M. memberikan sambutan dan motivasi kepada seluruh peserta webinar. Beliau mendukung gerakan antikorupsi dan kenalan remaja ini. Beliau juga menyampaikan bahwa adanya muatan pelajaran Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 6 jam sebagai upaya untuk membekali seluruh peserta didik agar berakhlak mulia, bisa mempunyai jiwa antikorupsi, dan menghindari semua hal berkaitan dengan kenakalan remaja.

Webinar yang dipandu oleh Ibu Mencik Rumasih, S.Pd. sebagai pembawa acara, dihadiri oleh peserta didik kelas VII.D, VIII.E, dan IX.F beserta wali kelas dan beberapa bapak ibu guru. Webinar ini hanya dihadiri oleh tiga kelas saja karena terbatasnya aplikasi online untuk mengadakan webinar. Webinar antikorupsi ini dilakukan secara daring melalui zoom meeting. Hal ini menyebabkan tidak semua peserta didik bisa bergabung mengikuti webinar. Akan tetapi, seluruh peserta didik mengikuti jalannya webinar ini dengan antusias.

Narasumber, Bapak Edius Manan, S.H. menyampaikan bahwa tema webinar akan belilau tambahi dengan beberapa hal tentang kejahatan media sosial. Hal ini berkaitan dengan maraknya komentar negatif di media sosial yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat. Bapak Edius Manan, S.H. menyampaikan bahwa seluruh pelajar hendaknya menghindari semua hal berkaitan dengan korupsi. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengatur diri sendiri dengan mulai tidak korupsi waktu. Membiasakan diri untuk mengatur waktu belajar pada saat daring seperti ini merupakan wujud menghindari salah satu bentuk antikorupsi. Pembiasaan tersebut diharapkan bisa menghindarkan pelajar pada tindakan korupsi dalam bentuk lain, baik dalam kehidupan sekarang ataupun kehidupan mereka yang akan datang.

Bapak Edius Manan, S.H. menyampaikan juga bahwa remaja harus menghindari bentuk hal negatif. Sekecil apapun bentuk hal negatif yang dilakukan akan berujung pada kenakalan remaja. Kenakalan remaja sekarang ini hanya akan merugikan semua pelajar karena pasti akan merenggut hal-hal positif yang berkaitan dengan masa depan seluruh peserta didik. Berkaitan dengan kejahatan di media sosial, narasumber berpesan agar setiap peserta didik memperhatikan aturan membagikan berita. Setiap berita positif bisa dibagikan dengan siapapun, melalui media apapun. Berita yang mengandung konten negatif harus difilter terlebih dahulu dan jangan dibagikan ke orang lain. Hal tersebut merupakan salah satu cara menghindarkan diri dari kejahatan media sosial selain berhati-hati jika memberikan komen apapun di media sosial.

Seluruh peserta webinar antusias dalam menyimak penjelasan dari narasumber karena semua hal disampaikan sangat sesuai dengan kehidupan remaja saat ini. Beberapa peserta didik berebut mengajukan pertanyaan kepada narasumber berkaitan dengan tema webinar yang sudah dibahas. Beberapa peserta didik menanyakan beberapa hal berkaitan dengan bullying yang sekarang ini marak terjadi. Ibu Heriyanti, S.Pd, M.M. selaku kepala sekolah dan bapak Suwahono, S.Pd. menyampaikan juga kepada narasumber tata tertib yang dijalankan di sekolah kita. Aturan dan hukuman untuk setiap sanksi selalu dikaitkan dengan edukasi bagi peserta didik.

Bapak Edius Manan, S.H. mengapresiasi keaktifan peserta didik yang antusias bertanya. Hal ini menunjukkan seluruh peserta didik SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta sangat peduli dengan tema antikorupsi, kenakalan remaja, dan kejahatan di media sosial. Beliau juga mengapresiasi hal yang disampaikan tentang tata tertib yang berlaku di sekolah. Tata tertib yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta sudah sangat bagus dan penuh dengan edukasi kepada peserta didik. Hal yang jarang diterapkan di beberapa sekolah lain.

Semoga dengan adanya webinar ini seluruh peserta didik dan bapak ibu guru semakin sadar tentang pendidikan antikorupsi. Harapan ke depan peserta didik juga semakin sadar untuk menghindari kenakalan remaja dimulai dengan melakukan kebaikan-kebaikan kecil kepada diri sendiri sehingga bisa berdampak baik juga bagi orang lain. Hal yang tidak kalah penting juga kesadaran untuk menjaga diri dari kejahatan di media sosial, berhati-hati ketika membagikan berita dan memberikan komen di laman media sosial.

 

Aprilia Kartika H.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT