SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Wirobrajan

D. I. Yogyakarta

Outing Class SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta : Edukasi Konservasi dan Pelepasan Penyu di Pantai Goa Cemara

Senin, 27 Juni 2022 ~ Oleh admin-news ~ Dilihat 203 Kali

Rabu, 22 Juni 2022, siswa/siswi SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas karya ilmiah remaja (KIR) dan divisi cinta satwa sekolah adiwiyata mengadakan kegiatan outing class di Pantai Goa Cemara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 berkumpul di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Pada pukul 08.00 rombongan yang terdiri dari 2 orang guru pembimbing Adiwiyata, 2 orang guru pembimbing karya ilmiah remaja (KIR), 2 orang guru pendamping dan 15 orang siswa/siswi berangkat menuju Pantai Goa Cemara.

Setibanya di lokasi siswa/siswi diarahkan untuk berkumpul di Pendopo Pantai Goa Cemara untuk acara pengarahan terlebih dahulu sebelum melakukan aksi. Acara pengarahan dipandu oleh Ibu Linda Listiana, S.Pd. selaku pembimbing Tim Adiwiyata. Kemudian dilanjutkan oleh Ibu Nunuk Mujiati M.Pd selaku pembimbing komunitas Karya Ilmiah Remaja menyampaikan terkait teknis lapangan yang harus dilakukan oleh siswa siswa selaku peserta termasuk tindak lanjut setelah kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk pertanggung jawaban.

Acara berikutnya adalah pembekalan dan edukasi oleh Tim Konservasi Pantai Goa Cemara berkaitan dengan pengenalan tukik dan sejarah terbentuknya konservasi penyu di Pantai Goa Cemara. Bapak Subagyo sebagai salah satu anggota tim konservasi menyampaikan bahwa bagian tersulit dari upaya pembentukan Konservasi Penyu Pantai Goa Cemara adalah merubah kebiasaan warga sekitar pantai Goa Cemara yang dulunya pemburu penyu untuk dimakan dan memperjualbelikan hingga menjadi pelestari penyu. Berawal dari kelompok sadar wisata, dari kelompok nelayan Pantai Kwaru berinisiatif untuk membentuk kelompok nelayan sadar wisata pada tahun 2010 yang berjumlah 40 personil dengan gerakan mencoba menetaskan telur penyu yang ditemukannya disekitar pantai dan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Bapak Subagio dari Tim Konservasi menceritakan berbagai upaya yang ditempuh untuk melestariakan penyu yaitu dengan bekerjasama dengan para mahasiswa relawan peduli penyu untuk mempromosikan pentingnya melindungi habitat penyu kepada masyarakat sekitar Pantai Goa Cemara dan tidak lupa juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai dasar hukum bahwa semua jenis penyu laut di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Sehingga penyu merupakan salah satu komoditas satwa yang dilindungi dan dilarang untuk memperjualbelikan.

Harapannya agar penyu tetap lestari disamping memang tergolong hewan yang dilindungi karena penyu pemakan ubur-ubur, sedangkan ubur-ubur adalah sebagai predator bibit ikan, dengan demikian penyu membantu kelestarian ikan dan mempengaruhi hasil tangkapan ikan para nelayan. Di akhir kegiatan outing class para peserta menuju tepian pantai yang sudah diberi tanda batas aman untuk melepas tukik-tukik kecil. Semoga tukik-tukik tersebut bisa hidup hingga dewasa dan kembali berkembang biak di Pantai Goa Cemara.

 

 

Mencik Rumiasih, S.Pd. dan Rifqi Al Hakim, S.Pd.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT